Menjemput Sampah Laut
Oleh Azzalea Wahyu
Pranindya
Zaza melihat kea rah Riri lalu mendekatinya Zaza ingin juga naik diatas pelampung seperti Riri jadinya mereka berboncengan pelampung. Tiba-tiba telapak kaki Riri tersangkut dan terjebak didalamnya Zaza langsung membantu Riri, mereka tampak kesulitan Riri panik hampir menangis, Zaza menenangkanya dan berusaha mencari bantuan kea rah sekitar. Seseorang datang mendekat segera dia menarik benda tersebut dari telapak kaki Riri ternyata sebuah gelas plastik bekas air minum. Seseorang tadi langsung memungut dan memasukanya kedalam keranjang besar yang dia bawa pada bahunya kemudian dia berkata “ Hati-hati ya dik kalau main di pantai kadang banyak benda yang berbahaya contohnya sampah plastik yang membahayakan “
“ Kenalkan aku Kak Samudera biasa dipanggil Kak Sam” Ucap seorang yg menolong Zaza dan Riri.
“ Aku Zaza dan ini sepupuku Riri “ jawab Zaza
“ Iya kak Sam, terimakasih sudah menolong kami “ jawab Zaza dan Riri kompak
“ Kenapa ya… masih ada saja orang yang membuang samapah di laut ?” Riri bertanya pada dirinya sendiri.
“ Iya, kenapa ya…? padahal itu kan sangat membahayakan untuk manusia , makhluk hidup yang ada dilaut dan membuat lingkungan pantai tercemar apalagi sampah plastik tidak dapat hancur meskipun bertahun -tahun “ sahut Zaza.
“ Kalian benar sekali, sampah plastik tidak dapat terurai dalam waktu yang lama” puji kak Sam.
“ Apa kalian sering bermain di pantai ?” Tanya kak Sam.
“ iya Kak, setiap liburan kami selalu datang ke pantai” jawab Riri.
“ Oh ya sama dengan Kak Sam, yang senang pergi kepanatai untuk berselancar dan yang lebih penting untuk menjemput sampah di laut “ sahut Kak Sam.
“ Wah keren banget kak Sam udah jago selancar juga tetap menjaga kebersihan laut” ucap Zaza kagum sambil mengacungkan kedua ibu jarinya kea rah Kak Sam.
Kak Sam adalah seorang peselancar dan mahasiswa teknik lingkungan dia bersama komunitasnya akan mengadakan kegiatan untuk anak-anak yang bertujuan untuk mengajak anak –anak agar menjaga kebersihan laut . Acaranya bernama Menjemput Sampah di Laut sealain asyik hadihnya juga menarik.
Zaza dan Riri pun tak mau ketinggalan mengikuti acara itu. Kak Sam membagikan kantong besar kepada setiap peserta . Peserta adalah tim terdiri dari dua orang, peserta diminta untuk menjemput sampah-sampah plastik sebanyak banyaknya yang ada di pinggir laut untuk yang paling banyak mengumpulkan akan mendapat hadiah berkeliling laut sekitar menaiki banana boat. Zaza dan Riri semanga t sekali saling membantu mencari dan memasukan sampah kedalam kantong besar sampai tidak terasa punggung terasa pegal dan bergantian membawakan kantong, tandanya sampah plastik yang mereka dapatkan sudah banyak segera mereka menuju ke Panitia lalu sampah -sampah plastik ini akan ditimbang lalu dibawa ke tempat daur ulang sampah plastik lalu diolah menjadi barang-barang bermanfaat. Ternyata timbangan sampah mereka terberat jadi Zaza dan Riri adalan pemenangnya.. Zaza dan Riri senang sekali tidak hanya sebagai pemenang tapi Zaza dan Riri sudah ikut menjaga kebersihan laut.
Zaza dan Riri diajak berkeliling laut naik banana boat. Mereka sangat kagum melihat keindahan laut yang bersih tanpa sampah plastik. Sejak saat itu Zaza dan Riri tidak hanya suka pergi ke laut tapi juga menjaga kebersihan laut dan menjadi penjemput sampah dilaut tepatnya dipinggir laut.J

Luar BIASA SAYANG..
ReplyDeleteTinggal bu Diyah edit sedikit ya......
Mantap 💪💪💪
Terimakasih bu diah sebenarnya itu adalah cerita asli 😁
ReplyDeleteWoow ... anak hebat luar biasa ... semoga sukses ke depannya ya sayangku cintanya bude 😍😍😘
ReplyDeleteWow pajang
ReplyDeleteTapi bagus
Ini aku lauara
Ini sebenarnya ceritaku saat aku ke rumah uti riri sebenarnya nama aslinya farin dan zaza manaku azzalea.
ReplyDeleteZaza dan riri itu nama samaran kami memang selalu bermain di pantai setiap libur idul fitri 😁😄